PALANGKA RAYA — Permintaan itu disampaikan Agustiar saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus KADIN Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2031 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (10/7/2026). Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.
Dalam periode kepengurusan baru ini, Rahmat Nasution Hamka kembali dipercaya memimpin KADIN Kalteng. Agustiar menilai organisasi pengusaha itu memiliki peran strategis sebagai jembatan antara dunia usaha dan pemerintah.
KADIN Diminta Jadi Mitra Aktif Pemerintah Daerah
Agustiar menekankan bahwa sinergi yang kuat antara eksekutif dan pelaku usaha menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia berharap kepengurusan baru dapat bekerja lebih solid.
“Saya berharap kepengurusan baru KADIN Provinsi Kalimantan Tengah semakin solid dan mampu bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Agustiar dalam sambutannya.
Tugas Baru: Susun Rekomendasi Strategis Ekonomi dan Infrastruktur
Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, memberikan arahan khusus kepada pengurus KADIN Kalteng. Ia mendorong mereka untuk tidak hanya menjadi mitra pasif, tetapi juga aktif menyusun rekomendasi strategis untuk pengembangan ekonomi dan infrastruktur.
Anindya juga meminta agar kapasitas pengusaha lokal terus ditingkatkan. Hal ini penting agar mereka mampu bersaing dan memanfaatkan peluang investasi yang masuk ke Kalimantan Tengah.
Fokus KADIN Kalteng: Pemberdayaan Pengusaha Lokal dan Iklim Investasi
Menanggapi hal itu, Ketua Umum KADIN Kalteng, Rahmat Nasution Hamka, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah. Ia menyebut pihaknya akan fokus pada tiga hal utama: pemberdayaan pengusaha lokal, peningkatan iklim investasi, dan perluasan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami siap memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata Rahmat. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.