PANGKALAN BUN — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran ikut memadamkan api di salah satu titik kebakaran lahan di kawasan jalan lintas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat. Aksi itu dilakukan spontan bersama petugas dan relawan saat ia melintas dan melihat titik api di lokasi tersebut.
Dari lokasi, Agustiar langsung memberi arahan kepada jajarannya. Ia meminta ekskavator segera ditempatkan dan kanal air dibuat di sekitar titik api untuk mempercepat penanganan. Gubernur juga mendekati titik api dan ikut serta dalam upaya pemadaman bersama petugas dan relawan.
Permintaan Tambahan Sarpras di Rapat Koordinasi Karhutla
Sebelum turun ke lokasi, rapat koordinasi penanganan karhutla wilayah Kotawaringin Barat baru saja digelar. Dalam rapat itu, sejumlah permintaan dukungan sarana dan prasarana disampaikan kepada gubernur.
Permintaan tersebut meliputi drone thermal, masker KN95, motor roda tiga, hingga kacamata googles. "Ini sudah kami catat dan segera ditindaklanjuti. Nanti mana yang bisa kami provinsi penuhi dan sebagian lainnya juga oleh pemerintah kabupaten," kata Agustiar.
5.937 Kejadian Karhutla, 2.558 Hektare di Kotawaringin Barat
Laporan Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 8 Oktober 2026 mencatat 5.937 kejadian secara akumulasi. Luas lahan terbakar mencapai 17.530,18 hektare.
Khusus Kotawaringin Barat, tercatat 377 kejadian dengan luasan terbakar 2.558,72 hektare. Angka itu menjadikan wilayah ini salah satu titik yang mendapat perhatian dalam penanganan karhutla provinsi.
Gubernur menegaskan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah terus dilakukan, baik di Kotawaringin Barat maupun wilayah lain. Arahan di lokasi menyasar percepatan pemadaman sebelum api meluas ke area permukiman dan jalan lintas.