PWNA Kalteng Konsolidasi Empat Daerah, Kaderisasi dan Muswil 2027 Jadi Fokus

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:44:01 WIB
PWNA Kalimantan Tengah menggelar konsolidasi bersama empat pimpinan daerah di Katingan, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, dan Lamandau.

Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Kalimantan Tengah menggelar konsolidasi bersama empat Pimpinan Daerah di Katingan, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, dan Lamandau pada 30 September hingga 1 Oktober 2026. Konsolidasi itu mengevaluasi perkembangan organisasi sekaligus memastikan program kerja tiap daerah berjalan sesuai kebutuhan wilayah masing-masing. PWNA Kalteng juga menyiapkan pendampingan lanjutan, termasuk persiapan Musyawarah Wilayah yang direncanakan di Kotawaringin Barat pada Januari 2027.

PALANGKA RAYA — Wakil Ketua PWNA Kalimantan Tengah Nur Annisa menyatakan konsolidasi digelar untuk memperkuat komunikasi dan pendampingan kepada pimpinan daerah. Menurutnya, pendampingan itu menyasar peningkatan kapasitas kepemimpinan serta keberlanjutan kaderisasi di tiap kabupaten.

"Melalui konsolidasi ini, kami ingin memperkuat komunikasi dan pendampingan kepada pimpinan daerah, terutama dalam menjalankan program kerja, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, dan menjaga keberlanjutan kaderisasi," kata Nur Annisa di Palangka Raya.

Rangkaian pertemuan berlangsung di empat lokasi berbeda. Pada Rabu (30/9), konsolidasi digelar di Posyan Kesehatan Muhammadiyah Katingan dan Posyan MDMC Kotawaringin Timur. Sehari kemudian, pertemuan berlanjut di Klinik PKU Muhammadiyah Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, serta Masjid At-Tanwir, Lamandau.

Katingan Siapkan Upgrade Kepemimpinan Sebelum Musda

Di Katingan, pembahasan difokuskan pada tindak lanjut peserta DANA 2 tahun 2025 melalui kegiatan peningkatan kapasitas kepemimpinan. PWNA Kalteng menyarankan kegiatan upgrading kepemimpinan dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Daerah.

Skema itu dinilai bisa menjadi ruang penguatan kapasitas sekaligus membangun kebersamaan pengurus periode baru. PWNA Kalteng akan mendampingi perencanaan kegiatan tersebut.

Kotawaringin Timur Jaga Program Bulanan Antar-Departemen

PDNA Kotawaringin Timur melaporkan perkembangan program rutin bulanan yang dilaksanakan secara bergiliran oleh setiap departemen. Departemen Pendidikan dijadwalkan menjalankan kegiatan berikutnya sebagai bagian dari kesinambungan program organisasi.

PWNA Kalteng menyatakan akan mendukung pelaksanaan program Departemen Pendidikan tersebut. Dukungan diberikan agar program tetap berjalan sesuai jadwal yang disusun pengurus daerah.

Kotawaringin Barat Bersiap Tuan Rumah Muswil Januari 2027

Pembahasan bersama PDNA Kotawaringin Barat diarahkan pada kesiapan daerah itu menjadi tuan rumah Musyawarah Wilayah yang direncanakan berlangsung pada Januari 2027. PDNA Kotawaringin Barat telah memperoleh persetujuan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah setempat.

Rapat lanjutan akan digelar untuk membahas persiapan teknis. Penentuan jadwal Muswil juga akan mempertimbangkan rencana studi banding ke Yogyakarta pada pekan terakhir Januari 2027.

PWNA Kalteng akan melanjutkan koordinasi persiapan Muswil bersama PDNA Kotawaringin Barat.

Lamandau Bentuk Kepengurusan Lewat Musda I

Di Lamandau, konsolidasi berlangsung bersamaan dengan pembentukan PDNA Lamandau melalui Musda I di Masjid At-Tanwir. Musyawarah memilih unsur ketua, sekretaris, bendahara, serta pimpinan departemen yang membidangi organisasi, kaderisasi dan humas, dakwah, pendidikan dan penelitian, serta kesehatan dan lingkungan hidup.

Berita acara Musda I telah ditandatangani. Penyempurnaan susunan kepengurusan akan ditindaklanjuti setelah kegiatan, termasuk penerbitan surat keputusan oleh PWNA Kalimantan Tengah sesuai periode kepengurusan yang ditetapkan.

PWNA Kalteng akan mendampingi PDNA Lamandau dalam penyempurnaan susunan kepengurusan agar pembentukan organisasi di daerah itu berjalan sesuai ketentuan organisasi.

Konsolidasi Diminta Berlanjut Jadi Program Nyata

Nur Annisa menegaskan penguatan organisasi di tingkat daerah perlu disertai tindak lanjut konkret. Menurutnya, konsolidasi tidak boleh berhenti pada pertemuan, tetapi harus menghasilkan program yang berkelanjutan.

"Kami berharap setiap daerah dapat menindaklanjuti hasil konsolidasi melalui program yang nyata. Dengan koordinasi dan pendampingan yang berkelanjutan, kami ingin Nasyiatul Aisyiyah semakin kuat dalam menjalankan kaderisasi, dakwah, dan pemberdayaan perempuan muda," ujarnya.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top