Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfops) Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, menggelar monitoring, evaluasi, dan pembinaan bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di 10 kecamatan dan 20 desa, 13 Oktober hingga 12 November 2026. Pembinaan menyasar peningkatan kapasitas pengurus KIM dalam mengelola informasi digital, termasuk pengenalan dan praktik langsung pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
TAMIANG LAYANG — Plt Kepala Diskominfops Bartim Limer menyebut kegiatan tersebut tidak sekadar mengevaluasi administrasi KIM. Tim pembina akan berdialog langsung dengan pengurus di desa untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi saat menjalankan peran sebagai penyebar informasi.
Tim Pembina KIM diketuai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfops, Wayan Cakre. Ia bersama jajaran akan turun ke desa untuk diskusi terbuka, mengevaluasi aktivitas KIM, dan memetakan kebutuhan pembinaan lanjutan.
Diskominfops Bartim akan mengenalkan sekaligus mempraktikkan langsung cara menggunakan AI kepada pengurus KIM. Pelatihan diarahkan agar pengurus mampu mengembangkan ide konten, menyusun narasi berita, menyiapkan bahan publikasi, serta menghasilkan informasi yang kreatif dan mudah dipahami masyarakat.
Pemanfaatan AI tetap ditekankan pada aspek kebijaksanaan dan tanggung jawab. Pengurus KIM diharapkan memeriksa kebenaran informasi, memperhatikan etika, dan memastikan konten yang dipublikasikan akurat serta tidak menyesatkan masyarakat.
"Kami memang ingin AI benar-benar dimanfaatkan dalam mengoptimalkan peran KIM di berbagai kecamatan hingga desa di Bartim," kata Limer.
Rangkaian pembinaan diawali 13 Oktober 2026 di Desa Puri dan Lenggang, Kecamatan Raren Batuah. Dua hari berselang, 15 Oktober, tim menyambangi Desa Bambulung dan Jihi, Kecamatan Pematang Karau.
Pada 20 Oktober, pembinaan berlangsung di Desa Saining dan Rodok, Kecamatan Dusun Tengah, lalu Desa Luau Jawuk dan Tampa, Kecamatan Paku, pada 22 Oktober 2026.
Memasuki pekan berikutnya, tim mengunjungi Desa Telang dan Murutuwu, Kecamatan Paju Epat, pada 27 Oktober, serta Desa Dayu dan Simpang Naneng, Kecamatan Karusen Janang, pada 29 Oktober.
Pada November, kegiatan berlangsung di Desa Hayaping dan Wungkur Nanakan, Kecamatan Awang, 3 November, kemudian Desa Bentas dan Ramania, Kecamatan Patangkep Tutui, 5 November 2026.
Desa Jaar, Matabu, dan Mangkarap di Kecamatan Dusun Timur dijadwalkan pada 10 November. Rangkaian pembinaan berakhir 12 November 2026 di Desa Tewah Pupuh dan Kandris, Kecamatan Banua Lima.
Limer menyatakan evaluasi tidak hanya menyentuh aspek administrasi. Pembinaan diarahkan pada peningkatan keterampilan dan kemampuan pengurus KIM beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
"Jadi, nantinya evaluasi tidak hanya menyentuh aspek administrasi, tetapi juga diarahkan pada peningkatan keterampilan dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi," ujarnya.