KASONGAN — Bantuan diserahkan langsung ke sejumlah titik di Kabupaten Katingan, dengan Kantor Bupati menjadi lokasi utama penyerahan. Selain paket sembako, pemprov mengirim air bersih dan membuka layanan cek kesehatan gratis bagi warga yang terdampak asap dan kekeringan.
Bantuan uang tunai disalurkan lewat program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Penerimanya adalah warga yang sudah melewati proses verifikasi dan validasi data, sehingga penyaluran tidak dilakukan sembarangan.
Bupati Katingan Saiful menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Katingan yang terdampak karhutla.
Menurut Saiful, bantuan tersebut menyasar warga yang paling membutuhkan di wilayahnya. Penyaluran dilakukan bertahap di beberapa kecamatan agar tepat sasaran.
Gubernur Agustiar Sabran menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Katingan.
Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak karhutla di sejumlah kabupaten. Katingan menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian karena luasnya dampak kebakaran lahan di wilayah itu.
Penyerahan bantuan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, unsur Forkopimda, para kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Johni Sonder.
Kehadiran jajaran pemprov dalam penyaluran itu menegaskan bahwa bantuan tidak hanya bersifat simbolis. Pemprov menyiapkan logistik, air bersih, dan layanan kesehatan sebagai satu paket penanganan dampak karhutla.
Air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga di wilayah yang terdampak karhutla. Kekeringan akibat kebakaran lahan membuat sumber air warga menurun, sehingga pasokan dari pemprov diperlukan untuk kebutuhan harian.
Layanan cek kesehatan gratis juga disiapkan untuk mengantisipasi gangguan pernapasan akibat kabut asap. Warga yang datang ke titik penyaluran bisa langsung memeriksakan kondisi kesehatannya.
Pemprov Kalteng belum merinci jumlah total penerima bantuan di luar 500 lebih paket sembako yang sudah disalurkan. Penyaluran lanjutan akan menyesuaikan hasil pendataan di lapangan.