KALIMANTAN TENGAH — Kabar ini datang dari divisi Gemballa yang digawangi putra pendiri merek legendaris, Uwe Gemballa. Marsien GT dibangun di atas basis Porsche 992 Turbo, namun hampir seluruh bagian bodi dan sistem aerodinamikanya dirombak total. Ini bukan mobil untuk harian, melainkan barang koleksi dengan harga yang pasti jauh di atas harga Porsche 911 Turbo standar di Indonesia.
Untuk konteks, Porsche 911 Turbo S generasi 992 terbaru di dalam negeri dibanderol di atas Rp 9 miliar. Dengan statusnya yang hanya dibuat 30 unit di seluruh dunia, Marsien GT jelas berada di kelas harga yang berbeda — kemungkinan menembus USD 1 juta atau sekitar Rp 16 miliar lebih.
Jantung pacu Marsien GT tetap mengandalkan mesin flat-six 3.8L twin-turbo milik 992 Turbo, tapi dengan upgrade signifikan. Output akhirnya mencapai 830 HP — jauh di atas standar Turbo S yang "hanya" 650 HP. Tenaga ini disalurkan ke sistem penggerak semua roda (AWD) dengan transmisi PDK 8-percepatan.
Sayangnya, bahan yang kami terima tidak menyertakan angka akselerasi 0-100 km/jam atau top speed. Namun berdasarkan basis 992 Turbo yang sudah mampu berlari 0-100 km/jam di bawah 3 detik, tambahan 180 HP ini dipastikan membuat performanya semakin brutal di lintasan.
Yang membedakan Marsien GT dari 911 Turbo biasa adalah paket bodi serat karbon yang dirancang ulang sepenuhnya. Bagian ini bukan pajangan — Gemballa menyematkan aerodinamika aktif yang bekerja secara dinamis sesuai kecepatan dan mode berkendara.
Desainnya mengambil inspirasi dari Porsche 959, mobil legendaris era 1980-an yang menjadi cikal bakal grand tourer berperforma tinggi. Sentuhan ini terlihat jelas pada bentuk intake udara dan garis bodi belakang yang lebih lebar.
Produksi Marsien GT dibatasi hanya 30 unit. Angka ini membuatnya lebih langka dibanding Porsche 911 GT3 RS atau bahkan hypercar seperti Ferrari LaFerrari. Setiap unit kemungkinan besar sudah dipesan oleh kolektor sebelum mobil ini diumumkan ke publik.
Bagi pasar Indonesia, kabar ini menarik untuk disimak, tapi realistisnya hanya segelintir kolektor superkaya yang bisa mengaksesnya. Proses importir umum (PU) untuk mobil sekelas ini juga sangat rumit dan memakan waktu.
Marc Philipp Gemballa Marsien GT adalah pernyataan berani dari rumah modifikasi yang ingin membuktikan diri di era modern. Dengan 830 HP, bodi serat karbon, dan produksi 30 unit, mobil ini jelas bukan untuk mereka yang butuh kendaraan fungsional.
Ini adalah karya seni beroda yang juga bisa melaju sangat cepat. Untuk kolektor Indonesia yang serius, mobil ini layak masuk radar — asalkan siap dengan urusan perawatan dan logistik yang rumit.