KALIMANTAN TENGAH — Cuaca terik Jakarta tak menyurutkan antusiasme para penggemar yang sudah menanti sejak siang. Veda dan Mario tiba dengan jaket tim masing-masing, langsung disambut teriakan dan lambaian tangan dari puluhan fans yang berdesakan di area utama mal. Keduanya terlihat santai, sesekali melayani permintaan swafoto dan memberikan tanda tangan.
Tak hanya bertemu dan berinteraksi dengan penggemar, Veda dan Mario juga menyempatkan diri untuk melihat-lihat koleksi batik yang disediakan oleh penyelenggara. Mereka tampak serius memilih motif dan warna batik di tengah keramaian. "Ini batik bagus, cocok buat dibawa pulang ke kampung," ujar Veda sambil memegang selembar kain batik.
Mario Aji yang lebih pendiam juga tak kalah antusias. Beberapa kali ia bertanya kepada staf mengenai jenis kain dan makna motif batik yang dipilihnya. Momen ini menjadi salah satu agenda paling santai dari rangkaian acara promosi yang mereka jalani.
Setelah sesi berburu batik, Veda dan Mario kebanjiran hadiah. Para penggemar memberikan berbagai buah tangan, mulai dari gantungan kunci, topi, hingga makanan ringan khas daerah. Kedua pembalap menerima pemberian itu dengan senyum lebar dan sesekali berfoto bersama pemberi hadiah.
Libur balapan ini menjadi momen langka bagi Veda dan Mario untuk kembali ke Indonesia dan merasakan atmosfer kampung halaman. Jadwal balap musim 2026 masih menyisakan beberapa seri di Eropa dan Asia, dan keduanya akan kembali berangkat dalam waktu dekat untuk melanjutkan persiapan.